jump to navigation

Berbisnis Pulsa 9 July 2011

Posted by irhamtaro in Bisnis.
Tags:
trackback

Beberapa tahun terakhir, teknologi dan industri ponsel aka handphone semakin pesat perkembangannya. Yang pada mulanya cuma bisa buat telpon, kemudian sms dan internet, dan berkembang menjadi gadget yang bisa memenuhi kebutuhan untuk bisnis, entertainment dan social networking, yang tak terpisahkan dari ratusan juta genggaman tangan di seluruh penjuru dunia. Tentunya dibalik bisnis penjualan ponsel, ada bisnis turunannya, salah satunya adalah bisnis pulsa operator seluler. Dan tentunya saya akan membahas mengenai bisnis ini berdasarkan pengalaman saya,, :mrgreen:

Saya adalah pegawai kantoran biasa. Tadinya saya berlangganan pulsa kepada temen kantor di kantor lama dengan alasan mudah dijangkau. Setelah dimutasi ke kantor lain, tentunya kebutuhan akan pulsa saya sedikit terganggu. Saya tidak bisa berlangganan lagi ke teman saya. Singkat cerita, saya ditawari teman saya itu untuk jadi agen penjual pulsanya. Bukan MLM sih,karena dia merupakan agen distributor tertentu juga. Jadi intinya, saya didaftarkan jadi agen dari distributor pulsa tersebut dan tentunya teman saya tadi mendapat keuntungan langsung dari distributor sebagai imbalan dari biaya pencarian agen, berdasarkan prosedur tertentu tanpa saya dirugikan. Dan akhirnya saya berbisnis pulsa juga. Yah… iseng-iseng juga, pengen nyari pengalaman bagaimana menjadi seorang pebisnis. :mrgreen:

Berawal dari teman sekontrakan yang jadi customer,kemudian berkembang ke teman-teman terdekat di kantor dan akhirnya seluruh teman sekantor. Bisnis ini dalam pandangan saya agak sedikit lucu. Dimana jika kita menjual pulsa dengan nominal besar, maka prosentase keuntungan kita malah sedikit, sementara usaha kita dalam berbisnis adalah sama. Dengan kata lain prosentase profit atas asset kita akan bernilai besar jika kita menjualnya dalam nominal yang sedikit. Sebagai contoh, jika kita menjual pulsa dengan nominal Rp 5.000 kita menjual ke pelanggan dengan harga Rp 6,000. Prosentase gross profit kita 20%. Bandingkan jika kita menjual dengan pulsa bernominal Rp50.000. Katakanlah kita mendapat keuntungan Rp2.000 atau Rp 1.000 saja. Berapa prosentase laba kita? 🙂 Retur Of Investment sih, cepat.. tapi tentunya profit tergolong rendah. Bisnis ini menurut saya masih berkarakter low risk low return. Risiko rendah, keuntungan juga rendah.

Berdasarkan pengalaman saya yang belum ada setahun berbisnis pulsa all operator, ada beberapa hal yang bisa dijadikan pelajaran. Tapi ini hanya merupakan pendapat saya pribadi. Jadi mohon koreksi jika ada salah.

  1. Mencari distributor pulsa yang terpercaya dengan harga yang reasonable adalah step pertama. Pastikan dengan fitur complain agar sewaktu-waktu ada masalah dalam pengisian pulsa, distributor bisa menjamin transaksi berjalan mulus dan tidak ada pihak yang dirugikan.
  2. Jika anda berada di suatu institusi, kelompok, atau grup yang selalu hidup dan berkembang dinamis, seperti kantor, kampus, sekolah, atau bahkan grup gossip ibu-ibu, bisnis pulsa adalah cukup menjanjikan. Dimana disana terdapat pangsa pasar yang cukup potensial.
  3. Menjual dengan eceran atau nominal kecil, akan jauh lebih menguntungkan anda. Karena cash flow anda sangat lancar dengan profit yang lumayan. Menjual eceran ini cocok untuk segmen pasar entry level atau kalangan bawah. Seperti anak sekolah dan mahasiswa.
  4. Jika anda berada di kantor atau institusi, anda bisa memulainya dengan menjual kepada orang-orang terdekat disekitar anda terlebih dahulu. Tidak perlu ragu. Lama kelamaan, teman-teman terdekat anda tersebut otomatis menjadi agen marketing gratis pulsa anda. Tentunya dengan hubungan sosial yang baik dan pricing strategi yang bagus.
  5. Jika disebuah institusi tersebut banyak orang mulai mengenal anda sebagai pebisnis pulsa, maka tidakada salahnya anda memberikan harga special atau promo. Ambillah keuntungan sedikit saja atas harga itu dan tentunya untuk sedikit transaksi saja. Ini adalah untuk menciptakan loyalitas pelanggan kepada anda.
  6. Pastikan produk pulsa anda adalah yang worthed it to buy atau memiliki value for money yang lebih dibandingkan competitor anda.
  7. Catatan penjualan yang rapi akan memudahkan anda menganalisa kapan pelanggan akan melakukan pembelian yang berguna untuk mengontrol ketersediaan stok pulsa anda  atau kalau ada yang berhutang, anda bisa dengan mudah menagihnya.
  8. Pembeli yang berhutang tidak masalah selama dia merupakan pembeli potensial. Maksimal adlah 2 hari jangka waktu anda menagihnya semenjak transakasi terjadi.
  9. Image pribadi yang positif dihadapan pelanggan adalah penting. Membina hubungan baik akan memperlancar rejeki anda. Insya Allah..
  10. Jangan lupa zakat maal dan bersedekahlah. Sedekah tiak akan membuat anda rugi, malah anda akan untung karenanya. 🙂
Advertisements

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: